Penulis: Arsparis Azwan
Kopi Pagi Harmoko: Tahun Politik Penuh Gelitik oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 9 views
Tahun politik seharusnya menjadi ajang kedewasaan, bukan ladang perpecahan. Pencitraan dan manuver politik wajar, namun jangan berubah menjadi intrik yang menebar kebencian dan kegaduhan. Di tengah menguatnya isu tiga periode dan manuver kekuasaan, bangsa ini membutuhkan kesejukan, bukan provokasi. Mari menjaga stabilitas dengan menghargai perbedaan dan aspirasi, tanpa saling berbenturan. Politik hendaknya diisi dengan kebaikan,…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Polarisasi dan Rekonsiliasi oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 10 views
Menjelang Pemilu 2024, polarisasi politik akibat isu SARA menjadi ancaman serius bagi persatuan bangsa. Politik identitas yang mengedepankan sentimen sosial-keagamaan telah menimbulkan pembelahan sejak 2014. Para elite politik seharusnya berhenti menjual isu SARA demi kepentingan elektoral. Fokus utama mestinya pada visi, misi, dan program nyata untuk kesejahteraan rakyat. Dengan banyaknya calon presiden dan koalisi yang…
Read MoreKopi Pagi Harmoko: Bersahabat dengan Alam oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 7 views
Pembangunan berkelanjutan di Indonesia masih sebatas slogan, belum nyata dalam tindakan. Kerusakan alam akibat keserakahan manusia dan lemahnya penegakan hukum telah menjerumuskan negeri ini dalam darurat ekologis. Pemerintah perlu berani menghentikan aktivitas perusakan lingkungan dan menegakkan hukum tanpa tebang pilih. Hutan, tanah, dan sumber daya alam harus dikelola bijak demi generasi mendatang, bukan dikuasai korporasi.…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Pemaksaan Kehendak oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 5 views
Di era kebebasan berpendapat dan kemajuan digital, bangsa ini menghadapi ujian dalam menjaga persatuan. Ruang publik virtual sering dipenuhi pemaksaan kehendak dan klaim kebenaran tunggal yang memicu perpecahan. Padahal, esensi demokrasi Pancasila adalah musyawarah dan saling menghargai, bukan dominasi pendapat. Menunda pemilu atau memperpanjang jabatan presiden adalah bentuk lain dari pemaksaan politik. Dalam keberagaman, kita…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Pancasila, Tanpa Pengamalan Tak Bermakna oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 9 views
Pancasila tidak sekadar dihafalkan, melainkan harus dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam keseharian. Nilai-nilai luhur bangsa ini bukan hasil rekayasa, melainkan cerminan jati diri yang telah hidup berabad-abad. Di tengah derasnya arus globalisasi dan ideologi asing, pengamalan Pancasila menjadi benteng moral dan identitas bangsa. Pengajaran Pancasila harus dilakukan dengan keteladanan dan dialog, bukan indoktrinasi. Pengamalan sederhana—seperti…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Soal Capres, Ojo Grusa-grusu, Ojo Melu-melu oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 9 views
Koalisi politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan jalan menemukan pemimpin pilihan rakyat yang berintegritas dan bermoral. Partai politik mesti peka terhadap aspirasi akar rumput, bukan sekadar mengandalkan popularitas dan elektabilitas yang bisa direkayasa. Bangsa ini memerlukan pemimpin yang mempersatukan, bijak, dan berpihak pada rakyat, bukan yang sibuk membangun citra dan kepentingan kelompoknya. Dalam dinamika politik,…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Pembunuhan Karakter oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 10 views
Kebebasan berpendapat tidak boleh menjelma menjadi kebebasan menghujat. Dalam era digital, ujaran kebencian dan kampanye hitam kian marak, mencederai nilai sopan santun dan keadaban bangsa. Demokrasi sejati bukanlah ruang untuk menebar fitnah, melainkan wadah menyuarakan kebenaran dengan data dan tanggung jawab moral. Menyebar keburukan tanpa bukti hanya membuka aib diri sendiri. Seperti pitutur luhur, “Ojo…
Read More