Kopi Pagi Harmoko: Irit Bicara Banyak Kerja

Diam memang emas bila dijaga dalam kebijaksanaan—saat lidah ditahan untuk tidak menyinggung, saat hati memilih hening demi kebaikan. Namun, diam kehilangan nilainya bila dilakukan di tengah ketidakadilan dan kebohongan. Diam yang sejati adalah renungan, bukan pembiaran. Ia adalah jeda untuk menimbang kata sebelum meluncur, bukan alasan untuk lari dari tanggung jawab. Dalam hiruk pikuk dunia…

Read More