Kopi Pagi Harmoko: Mencari Paslon oleh Azisoko

Menjelang Pemilu, partai politik tengah sibuk menyiapkan pasangan capres–cawapres. Namun, proses itu hendaknya tak hanya berorientasi pada popularitas dan elektabilitas semata. Filosofi bibit, bobot, bebet perlu dijadikan acuan: asal-usul yang baik, kualitas moral dan intelektual yang unggul, serta penampilan yang mencerminkan kepribadian luhur. Parpol seharusnya mengedepankan transparansi, kejujuran, dan partisipasi rakyat dalam menentukan calon pemimpin…

Read More

Kopi Pagi Harmoko: Janji vs konsistensi oleh Azisoko

Janji politik bukan sekadar kata manis untuk meraih suara, melainkan amanah yang menuntut konsistensi dan tanggung jawab moral. Di era keterbukaan, jejak janji tak mudah dihapus—segala ucapan akan ditagih publik sebagai bukti kejujuran. Pemimpin sejati bukan yang pandai berjanji, tetapi yang menepatinya dengan kerja nyata. Ingkar janji berarti mengkhianati diri sendiri dan kepercayaan rakyat. Karena…

Read More

Kopi Pagi Harmoko: Dinasti Politik Kian Menggelitik oleh Azisoko

Dinasti politik selalu menjadi perbincangan hangat setiap pemilu, namun jarang tuntas dibahas. Pada dasarnya, politik dinasti tidak sepenuhnya buruk jika dijalankan untuk kepentingan rakyat dan kemajuan daerah. Namun, persoalan muncul ketika kekuasaan digunakan untuk memperkaya keluarga dan mengabaikan kepentingan publik. Penyalahgunaan wewenang meniadakan fungsi pengawasan dan membuka ruang bagi KKN. Meski hak politik setiap warga…

Read More

Kopi Pagi Harmoko: Diam Tak Selamanya Emas oleh Azisoko

Diam memang emas jika dilakukan untuk menahan amarah, mendengar, dan merenung. Namun, diam menjadi perunggu ketika membiarkan ketidakadilan, korupsi, dan kesenjangan sosial terus terjadi. Dalam situasi politik dan ekonomi yang penuh ketidakpastian, bangsa ini memerlukan kejernihan berpikir dan keteladanan sikap dari para elite. Mereka dituntut tahu kapan saatnya berbicara memberi pencerahan, dan kapan saatnya diam…

Read More

Kopi Pagi Harmoko: Harapan di Balik Ancaman oleh Azisoko

Dalam suasana politik yang kian panas dan dunia yang penuh ketidakpastian, kejujuran dan integritas menjadi pegangan utama. Setiap ucapan harus lahir dari niat baik, bukan dari ambisi dan amarah. Perbedaan pendapat adalah hal wajar, namun hendaknya berujung pada solusi, bukan permusuhan. Pemilu semestinya melahirkan kebaikan bagi bangsa, bukan kebencian antarwarga. Tahun penuh harapan ini mengajarkan…

Read More

Kopi Pagi Harmoko: Fenomena Politik Uang oleh Azisoko

Menjelang Pemilu 2024, dua ancaman besar demokrasi masih membayangi: politik identitas dan politik uang. Keduanya menggerus nilai kejujuran dan merusak ikatan sosial bangsa. Politik uang bahkan telah menjadi kebiasaan dalam setiap pemilihan, seolah uang lebih berkuasa daripada nilai dan moral. Karena itu, penegakan hukum yang tegas menjadi kunci — bukan sekadar imbauan moral, tetapi sanksi…

Read More

Kopi Pagi Harmoko: Guyub Rukun oleh Azisoko

Guyub rukun, sebagai jati diri bangsa, kini kian menjauh ketika kepentingan pribadi dan kelompok lebih diutamakan daripada kepentingan bersama. Benturan kepentingan politik yang diselimuti ambisi kekuasaan dapat memecah solidaritas sosial dan mengikis rasa persaudaraan di akar rumput. Padahal, bangsa ini lahir dari semangat “holopis kuntul baris” — kerja bersama tanpa prasangka demi kesejahteraan umum. Karena…

Read More