Kategori: 202408
Kopi Pagi Harmoko: Raja Jawa, Tahta Untuk Rakyat (2/selesai) oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 7 views
Sri Sultan HB IX dan Sultan Agung adalah teladan “Raja Jawa” sejati: rendah hati, merakyat, dan berintegritas. HB IX patuh ditilang, membantu pedagang beras tanpa pamrih, bahkan bertanya harga beras layaknya rakyat biasa. Kepemimpinannya mengutamakan keteladanan—selalu di depan membela keadilan, bukan sekadar kekuasaan. Raja Jawa ideal adalah pemimpin yang jujur, adil, dan mengabdi, bukan sewenang-wenang.…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Raja Jawa, Tahta Untuk Rakyat (1) oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 7 views
“Raja Jawa” sejati bukan tentang kekuasaan, melainkan pengabdian. Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah teladan: tahta, harta, dan kekuasaannya dipergunakan semata untuk rakyat dan negara. Saat ibu kota RI pindah ke Yogyakarta (1946), beliau menanggung biaya pemerintahan, gaji kabinet, dan operasional TNI tanpa pamrih. Bahkan, setelah kemerdekaan, beliau memberikan 6 juta gulden untuk modal bangsa. Kepemimpinannya…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Kemandirian Menuju Indonesia Emas (4) oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 7 views
Kemandirian pangan bukan hanya soal beras, tetapi seluruh komoditas pangan seperti sayur, buah, palawija, garam, dan rempah-rempah. Menurut UU No 18/2012, kemandirian pangan berarti mampu memproduksi beragam pangan secara bermartabat, memenuhi kebutuhan semua penduduk dengan kualitas terjamin: bergizi, sehat, aman, dan ramah lingkungan. Ketahanan pangan menuntut lompatan kebijakan, bukan sekadar kuantitas, tetapi juga kualitas dan…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Kemandirian Menuju Indonesia Emas (3) oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 8 views
Menyongsong Indonesia Emas, kemandirian ekonomi—terutama di sektor pangan—menjadi kunci utama. Ketergantungan impor beras, seperti proyeksi 5,17 juta ton pada 2024, mencerminkan ketidakmampuan mencapai ketahanan pangan. Ancaman krisis pangan global, ditandai dengan menyempitnya lahan pertanian, sulitnya lahan baru, ledakan penduduk, dan berkurangnya petani, semakin mendesak. Indonesia memiliki potensi besar: kekayaan alam, SDM unggul, dan tanah subur.…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Kemandirian Menuju Indonesia Emas (2) oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 6 views
Kemandirian bangsa tidak cukup diwujudkan lewat semangat dan kata-kata, melainkan dengan kerja nyata dan kesungguhan. Di tengah tantangan global dan dinamika politik, bangsa yang mandiri harus berdaulat dalam politik, kuat dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Pembangunan karakter menjadi kunci: menanamkan nilai religius, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, dan cinta tanah air. Semua itu memperkokoh…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Kemandirian Menuju Indonesia Emas (1) oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 7 views
Demokrasi sejati adalah ruang bagi rakyat untuk menyalurkan kedaulatannya dengan etika, kejujuran, dan rasa persaudaraan. Pilkada serentak diharapkan bukan hanya melahirkan pemimpin berkualitas, tetapi juga memperkuat marwah demokrasi yang bermartabat. Kebebasan berpendapat harus diimbangi dengan tanggung jawab moral, tanpa mencederai nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Menang dan kalah adalah hal wajar, tetapi menghalalkan segala cara…
Read More
Kopi Pagi Harmoko: Bukan Asal Menang oleh Azisoko
Arsparis Azwan
- 0
- 5 views
Demokrasi sejati bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan tentang menjaga martabat, etika, dan persaudaraan dalam berbangsa. Pemilu hendaknya menjadi ajang adu gagasan, bukan arena saling menjatuhkan. Di tengah derasnya arus informasi digital, kebebasan berpendapat harus disertai tanggung jawab moral dan penghormatan terhadap nilai Pancasila. Demokrasi yang sehat menuntut sikap saling menghormati, menjunjung adat, budaya,…
Read More